• Orangutan
    • Mengapa Orangutan
    • Habitat Orangutan
      • Tentang Habitat Orangutan
      • Peran Penting
    • Ancaman Terhadap Orangutan
    • FAQ Orangutan
  • Tentang Kami
    • Pekerjaan Kami
      • Reintroduksi Satwa
      • Restorasi Ekosistem
    • Tim Kami
    • Sejarah
    • Karir
    • FAQ RHOI
  • Galeri
  • Publikasi
  • Narahubung
ID
EN ID
MENU
  • Orangutan
    • Mengapa Orangutan
    • Habitat Orangutan
      • Tentang Habitat Orangutan
      • Peran Penting
    • Ancaman Terhadap Orangutan
    • FAQ Orangutan
  • Tentang Kami
    • Pekerjaan Kami
      • Reintroduksi Satwa
      • Restorasi Ekosistem
    • Tim Kami
    • Sejarah
    • Karir
    • FAQ RHOI
  • Galeri
  • Publikasi
  • Narahubung
English Indonesia
Kembali ke Cerita
30 Jun, 2025

PENJAGA HUTAN #2: KOLABORASI UNTUK MENJAGA KEHJE SEWEN

Habitat Development

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga Hutan Kehje Sewen di Kalimantan Timur, kegiatan patroli gabungan yang dilaksanakan oleh Tim Pemberdayaan Masyarakat dan Tim Restorasi Ekosistem – Pengamanan, Perlindungan Hutan, dan Pencegahan Kebakaran (RE-PPHK) dari PT RHOI. Kegiatan ini dilakukan selama dua hari berturut-turut di dua jalur yang berbeda. Inisiatif bersama ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas tim dan pemangku kepentingan mampu menghadirkan solusi konkret dalam menghadapi ancaman terhadap ekosistem hutan dan nilai-nilai budaya lokal.

Awal Mula Kegiatan Patroli

Tim gabungan berangkat dari Kamp Nles Mamse pada pukul 10.00 waktu setempat untuk mengamankan jalur sepanjang kamp menuju area bernama Muara Soh. Setibanya di Muara Soh, tim melakukan dokumentasi dan pencatatan titik koordinat. Hasil patrol di hari pertama idak ditemukan indikasi pembalakan liar, perburuan satwa, penambangan, aktivitas masyarakat, maupun tanda-tanda pendukung kegiatan ilegal di area patroli. Perjalanan kembali ke Kamp Nles Mamse selesai pada pukul 19.00.

Baca juga: ‘HIDDEN GEMS’ DARI HUTAN KEHJE SEWEN

Keesokan harinya, patroli berlanjut dari Kamp Nles Mamse ke kawasan bernama SKA mulai pukul 12.00 setempat, dimulai dari titik rilis orangutan Edgar dengan berjalan kaki. Tim tiba di lokasi pukul 14.00 dan langsung melakukan dokumentasi beberapa titik indikasi tambang. Tim kemudian memasang plang larangan aktivitas tambang. Namun, di area tersebut tidak ditemukan aktivitas ilegal atau potensi kerusakan yang teridentifikasi selama kegiatan berlangsung. Tim kami hanya menemukan bekas-bekas tambang ilegal yang terlihat sudah lama ditinggalkan dan tidak digunakan lagi. Tim kami selesai pukul 16.00 dan kembali ke Kamp Nles Mamse.

Kolaborasi untuk Cegah Konflik dan Kerusakan

Kegiatan ini lebih dari sekadar patroli—ini adalah pendekatan kolaboratif yang melibatkan tidak hanya tim teknis internal PT RHOI, tetapi juga para tetua adat Dayak Wehea dari tiga desa binaan yang berbatasan langsung dengan wilayah kerja Kehje Sewen. Kolaborasi ini bertujuan untuk meminimalkan risiko konflik terkait tambang ilegal, yang dapat menyebabkan kerusakan serius terhadap lingkungan dan nilai-nilai budaya masyarakat adat.

Baca juga: PENJAGA HUTAN #1: MELINDUNGI EKOSISTEM KEHJE SEWEN

Dalam patroli ini, masyarakat yang melakukan aktivitas penambangan juga diberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian ekosistem, serta diingatkan untuk tidak menggunakan peralatan berbahaya yang dapat merusak dan mencemari lingkungan. Plang peringatan pun dipasang di titik-titik batas kawasan untuk secara tegas melarang aktivitas penambangan ilegal.

Komitmen Bersama dalam Restorari Ekosistem

Melalui sinergi antara keahlian teknis RE-PPHK, pendekatan sosial dari pemberdayaan Masyarakat, dengan tidak melupakan kearifan lokal masyarakat adat, PT RHOI memperkuat komitmen dalam menjaga kawasan Hutan Kehje Sewen. Kegiatan patroli ini bukan sekadar penegakan aturan, tetapi juga bagian dari upaya membangun kesadaran, rasa hormat, dan tanggung jawab bersama dalam merawat hutan yang menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati.

Bersama, kita tidak hanya menjaga lahan—kita juga melindungi kehidupan, warisan budaya, dan masa depan yang lebih harmonis antara manusia dan alam.

Teks oleh: Tim Pemberdayaan Masyarakat di Muara Wahau, Kalimantan Timur 

  • Share
  • Logo Facebook
  • Logo Twitter

Cerita Lainnya

Habitat Development
‘HIDDEN GEMS’ DARI HUTAN KEHJE SEWEN
25 November 2024
Habitat Development
POHON RAKSASA DI HUTAN KEHJE SEWEN
12 Juli 2021
Habitat Development
HARI BUMI SEDUNIA 2024: PLANET VS PLASTIK
22 April 2024
PT. Restorasi Habitat Orangutan Indonesia (PT. RHOI) didirikan oleh Yayasan BOS pada tanggal 21 April 2009 untuk menyediakan tempat aman yang permanen bagi orangutan agar mereka dapat hidup dalam kebebasan.
MENU
  • Orangutan
  • Tentang Kami
  • Galeri
  • Publikasi
  • Narahubung
DAPATKAN BERITA TERBARU KAMI

Dapatkan pembaruan eksklusif tentang pekerjaan kami dan bagaimana Anda dapat membantu.

KERJA SAMA
Copyright ©2026 RHOI. All RIghts Reserved. Site by Site by WEBARQ
Narahubung