• Orangutan
    • Mengapa Orangutan
    • Habitat Orangutan
      • Tentang Habitat Orangutan
      • Peran Penting
    • Ancaman Terhadap Orangutan
    • FAQ Orangutan
  • Tentang Kami
    • Pekerjaan Kami
      • Reintroduksi Satwa
      • Restorasi Ekosistem
    • Tim Kami
    • Sejarah
    • Karir
    • FAQ RHOI
  • Galeri
  • Publikasi
  • Narahubung
ID
EN ID
MENU
  • Orangutan
    • Mengapa Orangutan
    • Habitat Orangutan
      • Tentang Habitat Orangutan
      • Peran Penting
    • Ancaman Terhadap Orangutan
    • FAQ Orangutan
  • Tentang Kami
    • Pekerjaan Kami
      • Reintroduksi Satwa
      • Restorasi Ekosistem
    • Tim Kami
    • Sejarah
    • Karir
    • FAQ RHOI
  • Galeri
  • Publikasi
  • Narahubung
English Indonesia
Kembali ke Cerita
13 Mar, 2023

SI ULAR PUCUK

Keanekaragaman Hayati

Hutan merupakan tempat tinggal bagi beragam jenis satwa yang berbeda dan unik. Mulai dari yang melata, berjalan di atas tanah, terbang di langit, sampai yang berenang di dalam air. Lingkungan yang baik biasanya ditandai dengan keanekaragaman hayati yang kaya. 

Jika diamati lebih dekat, banyak satwa dan tumbuhan yang memiliki keindahan dan keunikan. Namun, tidak dapat dipungkiri keindahan dan keunikan tersebut juga merupakan bagian dari metode pertanahan diri mereka dari predator yang mengancam atau untuk berburu mangsa. Salah satunya adalah ular pucuk (Ahaetulla prasina).

Memiliki bentuk kepala yang runcing seperti anak panah dan warna hijau menyala yang menyerupai pucuk daun adalah keunikan dari ular ini, yang membantunya berkamuflase di tajuk pohon dan semak-semak hutan yang rimbun. Ia juga mudah dikenali dari tubuhnya yang panjang dan ramping. Ular ini juga memiliki racun (bisa) yang tergolong lemah. Meski tidak berpengaruh pada manusia, bisanya cukup untuk membuat mangsanya melemah. 

Ular ini tersebar hampir di seluruh pulau di Indonesia. Ular ini biasa beraktivitas pada siang hari di pepohonan. Ular ini sangat menyukai habitat berupa hutan primer dan sekunder di dataran rendah, daerah perkebunan, dan semak-semak. Ia memangsa hewan-hewan yang berukuran lebih kecil seperti katak, burung, tikus, dan juga ular lain.

Mari bersama kita jaga kelestarian hutan agar satwa-satwa unik seperti ini bisa tetap lestari!

Teks oleh: Tim PRM di Kamp Lesik, Hutan Kehje Sewen, Kalimantan Timur

  • Share
  • Logo Facebook
  • Logo Twitter

Cerita Lainnya

Keanekaragaman Hayati
SIAPA YANG KUAT, DIA YANG BERTAHAN!
27 Februari 2023
Keanekaragaman Hayati
BAYI “KUCING” TERBESAR DI HUTAN
05 Desember 2022
Keanekaragaman Hayati
HARI KEANEKARAGAMAN HAYATI INTERNASIONAL 2024
22 Mei 2024
PT. Restorasi Habitat Orangutan Indonesia (PT. RHOI) didirikan oleh Yayasan BOS pada tanggal 21 April 2009 untuk menyediakan tempat aman yang permanen bagi orangutan agar mereka dapat hidup dalam kebebasan.
MENU
  • Orangutan
  • Tentang Kami
  • Galeri
  • Publikasi
  • Narahubung
DAPATKAN BERITA TERBARU KAMI

Dapatkan pembaruan eksklusif tentang pekerjaan kami dan bagaimana Anda dapat membantu.

KERJA SAMA
Copyright ©2026 RHOI. All RIghts Reserved. Site by Site by WEBARQ
Narahubung