• Orangutan
    • Mengapa Orangutan
    • Habitat Orangutan
      • Tentang Habitat Orangutan
      • Peran Penting
    • Ancaman Terhadap Orangutan
    • FAQ Orangutan
  • Tentang Kami
    • Pekerjaan Kami
      • Reintroduksi Satwa
      • Restorasi Ekosistem
    • Tim Kami
    • Sejarah
    • Karir
    • FAQ RHOI
  • Galeri
  • Publikasi
  • Narahubung
ID
EN ID
MENU
  • Orangutan
    • Mengapa Orangutan
    • Habitat Orangutan
      • Tentang Habitat Orangutan
      • Peran Penting
    • Ancaman Terhadap Orangutan
    • FAQ Orangutan
  • Tentang Kami
    • Pekerjaan Kami
      • Reintroduksi Satwa
      • Restorasi Ekosistem
    • Tim Kami
    • Sejarah
    • Karir
    • FAQ RHOI
  • Galeri
  • Publikasi
  • Narahubung
English Indonesia
Kembali ke Cerita
23 Jan, 2023

SIKATAN MELAYU: SALAH SATU PENYANYI ANDAL KEHJE SEWEN

Keanekaragaman Hayati

Sikatan Melayu atau Cyornis turcosus (Kredit foto: Rustam)
Sikatan Melayu atau Cyornis turcosus (Kredit foto: Abi)

Sikatan Melayu (Cyornis turcosus) adalah burung kecil berukuran 13 cm dengan bulu yang didominasi warna biru tua. Burung ini memiliki kicauan yang lembut dan merdu. Ketika merasa terancam, dia akan mengeluarkan suara peringatan yang cukup keras.

Sikatan Melayu tersebar di sepanjang Semenanjung Malaysia, Sumatera, dan Kalimantan. Tim kami sering melihat burung ini di sekitar Kamp Nles Mamse. Mereka memang mudah ditemukan di dekat sungai dengan ketinggian rendah. 

Beberapa kali, burung ini diamati membuat sarang di sekitar kamp kami. Beberapa tim kami juga telah melihat burung ini berkembang biak dengan baik, terbukti dari sarangnya yang tidak hanya dihuni oleh induk burung, tetapi juga beberapa anak Sikatan Melayu. 

Selain Sikatan Melayu, beberapa spesies burung lain juga sering muncul di dekat kamp kami dengan kicauan khas mereka. Seolah saling bersaing untuk menjadi penyanyi terbaik di hutan Kehje Sewen. 

Alam memang memiliki musiknya sendiri dan kita belum tentu mendapatkan musik yang sama di tempat lain. Jadi, mari kita lestarikan hutan ini agar alam tidak kehilangan "musiknya" yang beragam.  

Teks oleh: Tim PRM di Nles Mamse Camp, Hutan Kehje Sewen, Kalimantan Timur

  • Share
  • Logo Facebook
  • Logo Twitter

Cerita Lainnya

Keanekaragaman Hayati
IMIGRAN BARU KAMP LESIK
21 November 2022
Keanekaragaman Hayati
PERTEMUAN LANGKA DENGAN BUNGLON BORNEO YANG ELUSIF
18 November 2024
Keanekaragaman Hayati
BANGKONG FINCH: LIMNONECTES FINCHI
08 Januari 2024
PT. Restorasi Habitat Orangutan Indonesia (PT. RHOI) didirikan oleh Yayasan BOS pada tanggal 21 April 2009 untuk menyediakan tempat aman yang permanen bagi orangutan agar mereka dapat hidup dalam kebebasan.
MENU
  • Orangutan
  • Tentang Kami
  • Galeri
  • Publikasi
  • Narahubung
DAPATKAN BERITA TERBARU KAMI

Dapatkan pembaruan eksklusif tentang pekerjaan kami dan bagaimana Anda dapat membantu.

KERJA SAMA
Copyright ©2026 RHOI. All RIghts Reserved. Site by Site by WEBARQ
Narahubung