• Orangutan
    • Mengapa Orangutan
    • Habitat Orangutan
      • Tentang Habitat Orangutan
      • Peran Penting
    • Ancaman Terhadap Orangutan
    • FAQ Orangutan
  • Tentang Kami
    • Pekerjaan Kami
      • Reintroduksi Satwa
      • Restorasi Ekosistem
    • Tim Kami
    • Sejarah
    • Karir
    • FAQ RHOI
  • Galeri
  • Publikasi
  • Narahubung
ID
EN ID
MENU
  • Orangutan
    • Mengapa Orangutan
    • Habitat Orangutan
      • Tentang Habitat Orangutan
      • Peran Penting
    • Ancaman Terhadap Orangutan
    • FAQ Orangutan
  • Tentang Kami
    • Pekerjaan Kami
      • Reintroduksi Satwa
      • Restorasi Ekosistem
    • Tim Kami
    • Sejarah
    • Karir
    • FAQ RHOI
  • Galeri
  • Publikasi
  • Narahubung
English Indonesia
Kembali ke Cerita
03 Jul, 2023

PENDATANG BARU TERLIHAT MENEMPEL PADA SAYANG

Orang Utan

Sekitar satu bulan setelah Sayang terpantau dengan perut buncit dan tanda-tanda kehamilan lainnya, tim Post-Release Monitoring (PRM) kami di Kamp Lesik tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Sayang. Hanya keluarga Lesan yang masih sering terpantau beraktivitas di sekitar Kamp Lesik selama satu bulan terakhir tersebut. Kemanakah Sayang pergi? Sudah kah dia melahirkan? Pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang kerap membuat tim PRM kami penasaran dengan keadaan terkini orangutan betina itu.

Hingga akhirnya pada sekitar pertengahan bulan April lalu, Sayang terpantau berada di sekitar Kamp Lesik bersama Padma dan bayi barunya. Sebelumnya, tim PRM kami telah mencari-cari keberadaan Sayang dan sempat kecewa karena tidak mendapatkan keberadaannya. Namun, rasa kecewa itu seketika menguap berubah menjadi bahagia, haru, dan bangga saat mendapati Sayang dan kedua anaknya tersebut kembali bertamu setelah sekian lama tidak menampakan dirinya.

Bayi yang belum diketahui jenis kelaminnya ini, memiliki rambut yang sangat tebal dan sangat mirip dengan induknya. Tingkahnya sangat menggemaskan selama berada di dalam gendongan Sayang dan penjagaan Padma. Meskipun belum seaktif biasanya, Sayang terlihat sangat protektif dengan bayi barunya. Hingga hari ini, telah ada 34 individu orangutan baru yang lahir dari para induk yang telah dilepasliarkan sejak 2012, baik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah dan Kami tidak sabar menunggu kabar bahagia selanjutnya dari hutan.  

Kami juga sangat tidak sabar menanti kabar terbaru dari Sayang dan keluarga kecil barunya ini!

Teks oleh: Tim PRM di Kamp Lesik, Hutan Kehje Sewen, Kalimantan Timur

  • Share
  • Logo Facebook
  • Logo Twitter

Cerita Lainnya

Orang Utan
SAYANG, IBU YANG BAIK
23 Agustus 2021
Orang Utan
PADMA SI PEMALU
11 Januari 2021
Orang Utan
ILMU MENYINTAS DASAR: BELAJAR DARI ORANGUTAN
11 Oktober 2021
PT. Restorasi Habitat Orangutan Indonesia (PT. RHOI) didirikan oleh Yayasan BOS pada tanggal 21 April 2009 untuk menyediakan tempat aman yang permanen bagi orangutan agar mereka dapat hidup dalam kebebasan.
MENU
  • Orangutan
  • Tentang Kami
  • Galeri
  • Publikasi
  • Narahubung
DAPATKAN BERITA TERBARU KAMI

Dapatkan pembaruan eksklusif tentang pekerjaan kami dan bagaimana Anda dapat membantu.

KERJA SAMA
Copyright ©2026 RHOI. All RIghts Reserved. Site by Site by WEBARQ
Narahubung