• Orangutan
    • Mengapa Orangutan
    • Habitat Orangutan
      • Tentang Habitat Orangutan
      • Peran Penting
    • Ancaman Terhadap Orangutan
    • FAQ Orangutan
  • Tentang Kami
    • Pekerjaan Kami
      • Reintroduksi Satwa
      • Restorasi Ekosistem
    • Tim Kami
    • Sejarah
    • Karir
    • FAQ RHOI
  • Galeri
  • Publikasi
  • Narahubung
ID
EN ID
MENU
  • Orangutan
    • Mengapa Orangutan
    • Habitat Orangutan
      • Tentang Habitat Orangutan
      • Peran Penting
    • Ancaman Terhadap Orangutan
    • FAQ Orangutan
  • Tentang Kami
    • Pekerjaan Kami
      • Reintroduksi Satwa
      • Restorasi Ekosistem
    • Tim Kami
    • Sejarah
    • Karir
    • FAQ RHOI
  • Galeri
  • Publikasi
  • Narahubung
English Indonesia
Kembali ke Cerita
31 Agu, 2026

PESTA MUSIM BUAH LAHUNG YANG DISUKAI ORANGUTAN

Keanekaragaman Hayati

Musim buah selalu membawa kelimpahan pakan, dan di antara beragam pilihan yang ada, buah lahung (Durio dulcis) menjadi primadona di mata orangutan. 

Pada pengamatan yang dilakukan tim PRM pada 12 Juli 2026, buah khas hutan tropis yang identik dengan kulit berduri dan daging buah berwarna merah-jingga ini sedang memasuki musim buahnya yang menarik perhatian Yuniar,  Bong, dan bayinya.

Terekam momen menarik seperti saat Yuniar aktif mengumpulkan buah-buah lahung yang jatuh maupun yang dipetik, ia tak menikmatinya sendiri, Sebagian buah lahung itu ia bagikan dan konsumsi bersama Bong.

Baca juga:

  • Bunga, Buah, dan Banyak Hal Lain di Kehje Sewen
  • Gulma, Camilan, Bunga Liar, Atau Obat?
  • Racun yang Cantik: Pesona Menyesatkan Red Russula!

Berkat melimpahnya pasokan lahung, kedua orangutan ini menunjukkan interaksi sosial yang tinggi. Mereka saling berpindah dan menikmati hidangan manis tersebut bersama-sama.

Menariknya, saat Yuniar sempat penasaran dan ingin mendekati tim PRM, Bong menyentuh wajah Yuniar secara perlahan, seolah memberi isyarat agar tetap fokus menikmati panen lahung dan tidak mendekati manusia.

Hampir tiga jam pengamatan berlangsung sebelum akhirnya kedua orangutan tersebut bergerak dan menghilang di balik lereng curam. Di bawah rindangnya pohon lahung, sisa-sisa buah berduri berwarna merah-jingga yang belum habis menjadi bukti nyata betapa berharganya keberadaan pohon lahung bukan hanya sebagai penopang hidup, tapi juga jadi sumber kebahagiaan bagi orangutan di habitat aslinya.

Text by: Tim Biodiversity-PRM, PT RHOI, Kalimantan Timur

 

  • Share
  • Logo Facebook
  • Logo Twitter

Cerita Lainnya

Keanekaragaman Hayati
ELANG-ALAP BESRA: SI PEMBURU CEKATAN PENGUASA LANGIT HUTAN
05 Mei 2025
Keanekaragaman Hayati
SI ULAR PUCUK
13 Maret 2023
Keanekaragaman Hayati
SI HIJAU BERJAMBUL YANG PANDAI DALAM BERSEMBUNYI
20 November 2023
PT. Restorasi Habitat Orangutan Indonesia (PT. RHOI) didirikan oleh Yayasan BOS pada tanggal 21 April 2009 untuk menyediakan tempat aman yang permanen bagi orangutan agar mereka dapat hidup dalam kebebasan.
MENU
  • Orangutan
  • Tentang Kami
  • Galeri
  • Publikasi
  • Narahubung
DAPATKAN BERITA TERBARU KAMI

Dapatkan pembaruan eksklusif tentang pekerjaan kami dan bagaimana Anda dapat membantu.

KERJA SAMA
Copyright ©2026 RHOI. All RIghts Reserved. Site by Site by WEBARQ
Narahubung