21 Sep, 2026
GARDA KESEHATAN DI KEHJE SEWEN YANG BUKAN HANYA MENJAGA KESEHATAN SATWA
Dukungan Konservasi
Di Camp Nles Mamse, Hutan Kehje Sewen, peran tim medis ternyata bukan hanya merawat orangutan, tetapi juga memastikan keselamatan anggota tim lapangan.
Bukti nyata terjadi saat sedang mendampingi seorang anggota tim yang membutuhkan pemeriksaan dokter umum, tiba-tiba ada panggilan darurat dari asisten staf yang menyampaikan bahwa seorang teknisi mengalami kecelakaan kerja hingga menderita luka terbuka.
Jarak lokasi yang jauh tidak memungkinkan tim medis untuk segera memberikan pertolongan. Akhirnya, lewat sambungan telepon, tim medis mengarahkan langkah pertolongan pertama mulai dari menghentikan pendarahan, membersihkan luka, hingga membebatnya dengan peralatan P3K di camp. Berkat koordinasi yang baik, kondisi anggota tim lapangan yang mengalami kecelakaan kerja berhasil distabilkan.
Keesokan harinya, setelah mengevaluasi ulang kondisi luka tersebut, tim medis memutuskan untuk segera dievakuasi ke klinik, yang mana nantinya dokter di klinik mengonfirmasi bahwa luka tersebut membutuhkan tindakan penjahitan agar dapat pulih secara optimal.
Pengalaman ini memisahkan batas antara teori dan realitas di lapangan, karena menjadi tim medis di kawasan konservasi ternyata menuntut respons cepat dan pengambilan keputusan yang tanggap dalam situasi darurat, bukan hanya untuk satwa, melainkan juga untuk manusia.
Bagi tim medis di wilayah konservasi, kesehatan orangutan dan keselamatan tim lapangan adalah dua hal yang tak terpisahkan. Kerja-kerja konservasi orangutan membutuhkan tim lapangan yang sehat untuk melindungi mereka, sementara tim lapangan membutuhkan kepastian bahwa keselamatan orangutan selalu terjaga.
Tex by: Tim Medis PT RHOI, Kalimantan Timur